... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Tuesday, December 31, 2013
SEBUAH BENIH
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
RAHASIA SI UNTUNG
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Friday, December 27, 2013
CARA BERPIKIR GAJAH
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Monday, December 23, 2013
SELEMBAR TIKET KERETA
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Saturday, December 7, 2013
TONG A FIE - ORANG TERKAYA ASAL MEDAN
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Wednesday, December 4, 2013
SARINGAN TIGA KALI
Jaman Yunani kuno, Dr. Socrates adalah seorang terpelajar dan intelektual yang terkenal reputasinya karena pengetahuan dan kebijaksanannya yang tinggi. Seorang filsuf.
Suatu hari seorang pria berjumpa dengan Socrates dan berkata, "Tahukah anda apa yang baru saja saya dengar mengenai salah seorang teman anda?"
"Tunggu sebentar," jawab Dr. Socrates. "Sebelum memberitahukan saya sesuatu, saya ingin anda melewati sebuah ujian kecil. Ujian tersebut dinamakan Ujian Saringan Tiga Kali."
"Saringan tiga kali?" tanya pria tersebut.
"Betul," lanjut Dr. Socrates.
"Sebelum anda mengatakan kepada saya mengenai teman saya, mungkin merupakan ide yang bagus untuk menyediakan waktu sejenak dan menyaring apa yang akan anda katakan. Itulah kenapa saya sebut sebagai Ujian Saringan Tiga Kali."
"Saringan yang pertama adalah KEBENARAN. Sudah pastikah anda bahwa apa yang anda akan katakan kepada saya adalah benar?"
"Tidak," kata pria tersebut,"sesungguhnya saya baru saja mendengarnya ....
Kumpulan Inspirasi dan Motivasi Nomor #1
Kumpulan Inspirasi dan Motivasi Nomor #1
Saturday, July 6, 2013
Sekelumit tentang Tipping Point (Branding)
Berbicara tentang Branding, salah
satu poin yang penting adalah tipping point dimana inilah
titik tepat suatu produk atau jasa bisa diterima secara utuh oleh orang lain
meskipun hanya dengan sedikit informasi. Sehingga, dalam konteks dunia
pemasaran, pemasaran bisa berjalan dengan efektif dan efisien tanpa harus
banyak menjelaskan.
Kenapa BUMN ramai-ramai merubah
logonya? Salah satunya adalah guna menciptakan citra baru pada perusahaan
ditengah maraknya tema “Perubahan” dalam beberapa tahun terakhir ini. Itu juga
kenapa bagi beberapa perusahaan sangat mementingkan logo karena ini berkaitan
dengan bagaimana produk mereka bisa diterima oleh konsumen calon konsumen
mereka. Jika logo saja tidak diterima oleh pasar yang dituju, akan sulit
mencapai keterikatan yang diharapkan agar terjadi pengulangan pemakaian.
Branding bisa dianggap
berhasil jika pada saat kita baru menjelaskan satu hal, calon konsumen sudah
mengerti apa yang kita maksud.
Sebagai contoh sederhana dalam
kehidupan sehari-hari adalah jika kita baru menyebut nama seseorang, lawan
bicara kita sudah bisa menjelaskan lebih detail tentang orang itu. Biasanya sih
saat ngegosip… Saat kita bilang “Pak Tarno” misalnya, kemudian lawan bicara
akan membalas dengan “Oh, Pak Tarno yang anu, yang itu, yang begini, yang
begitu… Tau saya… Memang dia itu ya…”
Berbeda jika dia tidak mengenal Pak Tarno
yang kita maksud. Butuh waktu lebih banyak untuk menjelaskan bukan?
Kita sering menilai
sesuatu hanya dari “potongan” kecil
http://www.toyotacarsindia.in/
Tanpa keterangan dibawah gambar
tersebut, saya yakin Anda bisa tahu bahwa logo diatas adalah logo Toyota, bagi
Anda yang mengenalnya, tentu saja (penulis cantumkan karena tidak mau melanggar
hak cipta dan sudah jadi syarat dari admin kompasiana).
Tapi seandainya gambar ini yang saya
tampilkan dan tanpa keterangan?
http://www.diseno-art.com/news_content/2013/03/toyota-i-road-concept/
***
Begitu juga dalam branding.
Hanya dengan sedikit informasi, orang akan mampu menilai produk kita dalam
sekejap meski hanya dengan sedikit informasi yang sampai kepadanya.
Itulah kenapa dalam dunia periklanan,
pengulangan itu sangat penting. Semakin sering calon konsumen di jejali
informasi, semakin mudah dia mengenal produk tersebut. Entah melalui gambar,
suara, atau rasa (tema iklan yang menyentuh).
Dalam dunia global, inilah yang dipakai
oleh US dalam mempengaruhi pola pandang dunia tentang mereka dan gaya hidupnya.
Media sangat berperan menyebarkan informasi ini. Itulah kenapa US berjaya saat
ini. Mereka menguasai media. Mereka bombardir dunia dengan informasi yang tiada
henti yang lama kelamaan kita anggap itu adalah suatu kebenaran. Untung ada
Wikileaks…
Dan mungkin itu juga akhirnya Pak SBY
menjadi lebih aktif di dunia media sosial macam twitter, facebook, dan youtube…
Semoga kita sebagai “konsumen” bisa
lebih bijak dalam menilai sesuatu…
Salam
Ditulis Oleh: Eko Ony
Sumber: Kompasiana.com
Subscribe to:
Comments (Atom)

